Aturan Baru Sepak Bola Saat Pandemi Virus Corona

Pandemi virus corona yang melanda seluruh dunia ini telah membuat banyak aktivitas terhambat, termasuk dunia olahraga, khususnya sepak bola. Hampir seluruh pertandingan sepak bola di dunia ditunda karena penyebaran virus yang terus terjadi.

Saat ini, berbagai liga sepak bola di dunia telah mempersiapkan untuk melanjutkan kompetisi yang sempat tertunda. Namun dengan kembalinya liga sepak bola bukan berarti pandemi virus corona belum selesai, sepak bola di tengah pandemi ini memiliki beberapa aturan baru seperti:

Aturan Baru Sepak Bola Saat Pandemi Virus Corona

Efisiensi waktu sebelum pertandingan

Aturan baru sepak bola saat pandemi yang pertama adalah mengurangi waktu saat sebelum pertandingan. Contohnya, ditiadakannya line up tim sebelum pertandingan, waktu pemanasan para pemain juga dibatasi

Protokol yang lebih Panjang

Penularan yang cepat dari virus corona ini membuat liga – liga besar eropa menerapkan protokol ketat untuk persiapan jika sesuatu yang buruk terjadi. Contohnya seperti liga Inggris yang telah menerapkan sterilisasi stadion seperti pembersihan, pembatasan jumlah staf yang memasuki stadion, dan tidak ada penonton.

Begitu juga K-League, liga dari Korea Selatan yang menerapkan penggunaan masker dan sarung tangan pada setiap official tim sebelum memasuki sisi lapangan.

Perubahan selebrasi dan ceremonial

Pemain yang mencetak gol dalam pertandingan pasti akan melakukan selebrasi. Namun, selebrasi sekarang ini perlu diperhatikan karena pandemi virus corona, apalagi jika melakukan selebrasi dengan berkelompok.

Ritual tukar jersey setelah akhir laga yang sudah menjadi budaya sepak bola juga dilarang untuk mencegah penularan virus.

Ceremonial pemberian trofi juga ditiadakan demi mencegah keramaian fans yang datang menyaksikan kemenangan timnya.

Laga yang “lebih bersih”

K-League menerapkan aturan bahwa kontak antar pemain juga dibatasi, bahkan saat protes pemain kepada wasit di lapangan juga harus ada jarak fisik. Begitu juga Liga Inggris yang kemungkinan akan menerapkan larangan meludah di lapangan, yang sebenarnya sudah menjadi hal biasa.

Stadion yang sepi

Demi mencegah penyebaran virus, pertandingan terpaksa diselenggarakan tanpa penonton. Karena kultur supporter yang identik dengan berkumpul di tribun untuk mensupport tim favorit mereka menjadikan rentan tertular virus.

Selain itu, adanya Batasan komunikasi juga membuat stadion kian terasa sepi. Tapi kesunyian stadion ini dapat diatasi oleh pihak stadion untuk memberikan efek suara penonton agar para pemain semakin semangat karena mendengar suara nyanyian supporter walau nyatanya di tribun sepi.

Itulah aturan baru sepak bola saat pandemi virus corona. Jika tim favorit kamu bertanding, sebaiknya nonton di rumah aja ya, jangan memaksakan diri datang ke stadion.

Email Print