Ini Dia Cara Memilih Saus yang Aman
Ini Dia Cara Memilih Saus yang Aman

Siapa sih yang tidak kenal dengan saus sambal? Keberadaannya di meja makan selalu dapat melengkapi kenikmatan dari menu yang dihidangkan. Mulai dari baso, mie ayam, siomay, lumpia, dan lainnya, rasanya kurang lengkap tanpa kehadiran saus sambal disampingnya. Apalagi bagi para penggila kuliner pedas, pasti gak boleh ketinggalan deh pendamping makanan yang satu ini. Keberadaannya yang amat penting bagi para pecinta kuliner, membuat pelengkap makanan satu ini seringkali jadi buruan. Namun sayangnya hal ini justru dimanfaatkan oleh oknum yang ingin mencari keuntungan semata dengan memproduksi saus sambal non higienis secara ilegal. Lalu bagaimana si cara memilih saus sambal yang aman dikonsumsi kita? Cekidot yah

3 Cara Memilih Saus Cabai Yang Aman Dikonsumsi

Hal ini tentu meresahkan masyarakat, terutama bagi mereka yang sangat menggilai cita rasa pedas. Tidak tanggung-tanggung bahaya yang diakibatkan saus sambal non higienis bagi tubuh manusia ini amat mengerikan. Bila dikonsumsi secara terus-menerus dapat mengakibatkan radang tenggorokan, gangguan pencernaan, hingga kanker sebagai dampak jangka panjang yang didapat.

Baca juga : 4 Martabak Paling Enak di Jakarta!

Nah, untuk melihat mana saus sambal yang layak dan mana yang tidak layak sebenarnya ada beberapa cara. Untuk mempermudah kamu dalam memilih saus sambal kami telah rangkumkan tips termudah membedakannya, berikut ini tipsnya:

  1. Perhatikan Keterangan pada Kemasan

    Tips yang pertama ini adalah yang paling mudah untuk membedakan mana saus diproduksi secara higienis dan non higienis. Lihat baik-baik kemasan saus ketika hendak membeli apakah sudah tercantum logo Departemen Kesehatan (Depkes) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam kemasan tersebut. Saus yang diproduksi secara higienis dan legal pasti tercantum Cap DepkesĀ  atau BPOM dalam kemasannya. Jangan lupa pula untuk memperhatikan tanggal kadaluarsa dan komposisinya.

  2. Lihat Warna Saus

    Warna saus yang diproduksi secara non higienis biasanya terlihat mencolok. Hal ini tentu disebabkan oleh penggunaan pewarna makanan yang berlebihan melewati batas penggunaan yang dianjurkan. Atau parahnya lagi, warna mencolok tersebut berasal dari pewarna tekstil yang mengandung berbagai zat berbahaya bagi tubuh manusia. Hal ini tentu dapat merugikan kita sebagai konsumen.

  3. Perhatikan Tekstur dan Aroma

    Tekstur dan aroma saus juga bisa menjadi cara untuk dapat membedakan mana sambal yang diproduksi secara higienis dan non higienis. Saus yang diproduksi higienis biasanya bertekstur lebih cair dan rata tercampur setiap komposisisnya. Sementara itu saus non higienis justru memiliki tekstur yang lebih kental dan jika diperhatikan lebih jeli biasanya akan terlihat buih tepung. Adapun dari aromanya, saus non higienis biasanya mengeluarkan aroma bahan kimia menyengat dan tidak tercium aroma cabe maupun tomat. Berbeda dengan saus higienis yang biasanya mengeluarkan aroma dari bahan baku pembuatannya, misalnya cabe atau tomat.
    Dengan ketiga tips diatas, kamu tidak perlu khawatir lagi ketika hendak membeli sambal. Jadi, Mulai sekarang kamu juga bisa lebih waspada dan selektif ketika memilih produk sambal mana yang hendak kamu konsumsi.

Setelah mengikuti tips cara memilih saus ini, jangan lupa cuci tangan kamu dengan pembersih tangan ya. Selalu pastikan tanganmu bebas bakteri dan kuman dengan pembersih tangan agar selalu sehat dan higienis!

Email Print