Daging Kambing dan Hipertensi
daging kambing

Olahan daging kambing, sering kali menjadi godaan bagi kita para penikmat daging. Mulai dari gulai, sate tongseng, dan lain sebagainya selalu memberikan godaan yang sama. Olahan daging kambing biasa menjadi menu wajib bagi kita di Hari Raya Idul Adha. Adapun olahan yang termudah, biasanya daging kambing dibuat dengan cara di sate.

Namun, bagi kamu para penderita hipertensi, daging kambing tentunya menjadi salah satu makanan yang paling kamu hindari. Semakin menjadi godaan apabila kamu merupakan maniak makanan dengan olahan daging kambing. Namun benarkah daging kambing punya pengaruh besar sebagai penyebab dari hipertensi? Lewat artikel ini kami akan mencoba untuk membahas hal tersebut.

Di masyarakat telah berkembang sebuah mitos yang sangat dipercaya dimana jika seseorang memiliki hobi mengkonsumsi daging kambing, maka Ia pun akan beresiko tinggi mendapatkan penyakit darah tinggi. Banyak orang berasumsi bahwa daging kambing memiliki kandungan lemak yang sangat tinggi sehingga bisa meningkatkan tekanan darah. namun para pakar kesehatan justru berpendapat bahwa daging kambing tidak bisa dianggapp sebagai aktor utama ketika seseorang terkena hipertensi. Kandungan lemak di dalam daging kambing memang cukup tinggi. Namun, para pakar kesehatan menyebutkan bahwa kandungan lemak jenuh dari kambing masih tidak sebanyak kandungan lemak tak jenuhnya. Bahkan, pakar kesehatan menyebutkan bahwa kandungan lemak jenuh yang terdapat dalam daging kambing justru lebih tinggi jika dibandingkan dengan yang terdapat pada daging sapi atau daging domba.

Jika melihat pada fakta-fakta tersebut, para pakar kesehatan pun menganggap kambing bukanlah pemicu utama masalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Meskipun begitu, jangan sampai membuat kamu mengkonsumsi kambing secara berlebihan. Karena ketika kamu mengkonsumsinya berlebihan, ketika itu pula kamu perlu khawatir dengan kandungan lemak pada daging kambing bisa memicu masalah kesehatan.

Nah, jika kamu termasuk penggemar berat olahan kambing, kamu tidak perlu khawatir akan resiko terkena hipertensi asalkan kamu tidak mengkonsumsi jeroan kambing yang memang kurang sehat untuk dikonsumsi. Jeroan daging kambing sangatlah kaya akan lemak jahat yang berpotensi membuat penyumbatan pada aliran darah yang bisa berlanjut pada masalah stroke atau penyakit jantung.

Baca juga : Serunya Bawa Bekal ke Kantor

Bagi kamu yang masih takut untuk mengkonsumsi kambing karena resiko hipertensi, kamu bisa tetap mengkonsumsinya dengan porsi yang kecil dan kemudian meminum jus jeruk sebagai penetralisirnya. Seperti yang telah kita ketahui bahwa jeruk memiliki kandungan Vitamin C yang tinggi. Ini dapat menetralkan lemak jenuh pada olahan kambing yang anda konsumsi. Jadi sekarang kamu tidak perlu lagi takut untuk mengkonsumsi olahan kambing.

Email Print