Dampak Virus Corona Terhadap Objek Wisata di Indonesia

Antisantikuman.com – Kasus virus corona disetiap negara terus meningkat, banyak dampak yang ditimbulkan dari virus COVID-19 ini, tidak hanya dari bidang kesehatan, bidang lain seperti ekonomi, olahraga, hingga pariwisata terancam karena merebaknya virus COVID-19. Salah satu dampak virus ini selain dibidang kesehatan adalam dampak terhadap objek wisata di Indonesia.

Sektor pariwisata seperti hotel, restoran, Event Organizer, travel agent dan lain-lain sudah sangat terdampak dari Virus COVID-19 ini, himbauan pemerintah yang menyarankan masyarakat untuk tetap dirumah membuat objek wisata dan hotel yang sementara tutup. Dampak selanjutnya yang terjadi karena penutupan tersebut adalah adanya potensi gelombang PHK atau penyesuaian gaji sesuai kehadiran.

Dilansir medcom.id menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Wishnutama Kusubandio, sektor pariwisata-lah yang paling terdampak. Bila kita bicara sektor kami harus katakan pariwisata adalah sektor pertama yang paling terdampak dan mempunyai tantangan sangat besar dalam menghadapi wabah covid-19 ini.

Terkait dengan sektor wisata, sektor yang sangat terdampak adalah sektor layanan pesawat terbang,  dilansir bbc.com Pemerintah Indonesia memberikan insentif melalui diskon tiket pesawat antara 30% sampai 40% untuk 10 destinasi dalam negeri dari Maret hingga Mei 2020. Adapun 10 destinasi wisata yang dimaksud meliputi Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Silangit, Tanjung Pinang, dan Tanjung Pandan.

Namun demikian para pelaku usaha masih mengalami kesulitan akibat turunya jumlah wisatawan. Salah satu objek wisata di Indonesia yang terdampak Virus Corona adalah daerah Bali, padahal kita tahu jika Pulau Bali adalah salah satu ikon wisata unggulan di Indonesia, banyak wisatawan baik domestik maupun luar negeri yang datang untuk berwisata ke Pulau Bali.

Dampak Virus COVID-19 ini tidak hanya dirasakan oleh kalangan pengusaha tetapi juga dirasakan oleh kalangan bawah yang hidup karena terbantu adanya objek wisata contohnya para pengemudi mobil yang mengantar turis, penyewa perahu di pantai, hingga tukang parkir ikut terdampak dari merebaknya virus COVID-19 ini.

Dalam rangka membantu penyebaran virus corona ini, banyak hotel dan tempat wisata yang mulai menyediakan hand sanitizerdan juga alat ukur suhu tubuh. Selain itu, juga disediakan tempat cuci tangan di beberapa titik.

Semoga Wabah Virus COVID-19 ini bisa cepat berakhir dan sektor pariwisata di Indonesia bisa kembali hidup sehingga masyarakat bisa menikmati lagi berbagai objek wisata di negara tercinta ini.

Email Print