Keindahan Langit Biru yang Tersingkap Selama Pandemi Corona

Antisantikuman.com – Pandemi Covid-19 membuat semua orang harus beraktifitas diluar rumah, kegiatan seperti perkantoran, aktifitas bersekolah/perkuliahan dan aktifitas lainya harus dilakukan didalam rumah. Namun dibalik hal-hal negative tentang virus covid-19 ini masih terselip hal-hal positif diantaranya adalah kondisi langit dibeberapa kota menjadi lebih indah dengan warna biru.

Kota-kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya mengalami penurunan pengunaan kendaraan bermotor, hal ini disebabkan diterapkanya aturan PSBB untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Hal ini berdampak positif terhadap kualitas udara di kota-kota tersebut.

Seperti dilansir republika.co.id Kasubid Analisis Informasi Iklim BMKG Pusat, Adi Ripaldi mengatakan kualitas udara DKI Jakarta selama Covid-19 membaik karena tidak banyak mobilitas kendaraan sehingga mengurangi polusi udara. “Langit biru bersih karena polusi udara sudah dicuci oleh air hujan, sehingga pada saat cuaca cerah akan terlihat biru,” kata Ripaldi.

Kegiatan kerja dirumah bukan hanya faktor tunggal membaiknya udara di Jakarta, namun faktor curah hujan juga berpengaruh, dari pemantauan di lima Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, hasilnya menampilkan perbaikan kualitas udara, khususnya menurunnya konsentrasi parameter PM 2.5 selama pelaksanaan kerja di rumah. Penurunan ini juga berlanjut secara konsisten dengan tingkat curah hujan.

Sebelumnya kota Jakarta berada pada urutan ke-40 dari kota-kota yang berpolusi tinggi, namun saat ini menurut Air Quality Index (AQI) Jakarta berada di posisi 60, itu berarti Jakarta lebih baik dari 39 kota lainnya di dunia.

Pemandangan langit biru tidak hanya terjadi di Kota Jakarta saja, namun juga terjadi pada kota-kota di luar negeri seperti di Madrid, Brussels, Paris, Milan dan Frankfurt, data-data menunjukan telah terjadi penurunan polusi udara di kota-kota tersebut. Namun tidak semua kota di dunia mengalami penurunan kualitas udara, dilansir medcom.id beberapa beberapa daerah di Polandia, kadar nitrogen dioksida tetap relatif tinggi bahkan selama periode karantina. Hal itu mungkin disebabkan prevalensi penggunaan pemanas berbasis batubara.

Mungkin Virus Covid-19 telah menyebabkan banyak masalah yang terjadi, namun dibalik segala masalah ada hal positif yang terjadi, atmosfer bumi seperti dicuci sehingga kualitas udara diberbagai kota di dunia menjadi membaik dan langit biru muncul di berbagai belahan dunia.

Dibalik sebuah musibah pasti ada hikmah yang luar biasa. Tapi kita jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan tangan dengan rutin mencuci tangan agar terhindar dari virus corona. Kalau pergi kemana-mana jangan lupa selalu bawa Antis Hand Sanitizer yang praktis dan efektif membunuh kuman.

Email Print