Melestarikan Kuliner Tradisional Versi Anak Muda!

Kuliner tradisional memang menjadi penanda di setiap daerah. Sate klatak di Yogyakarta, soto betawi di Jakarta, pempek Palembang, asam pindang dari Riau, dan masih banyak lagi kuliner tradisional yang mewakili setiap daerah.

Kuliner tradisional umumnya telah bertahan puluhan tahun dan sering dimunculkan pada acara-acara daerah setempat. Namun seiring perkembangan jaman, kuliner-kuliner baru pun menggeser popularitas dari kuliner tradisional. Banyaknya makanan akulturasi dan kekinian menyebabkan beberapa kuliner tradisional pelan-pelan menghilang.

Sebagai anak muda, apa sih yang bisa kamu lakukan untuk melestarikan kuliner tradisional ini? Yuk baca tips ini.

  1. Memopulerkan di media sosial

Anak muda pastilah akrab dengan media sosial. Untuk itu, kamu bisa memulai untuk membuat tren makan makanan tradisional kembali. Buatlah perspektif bahwa kuliner tradisional itu tidak cuma untuk orang tua, tapi juga digemari oleh anak muda. Foto kuliner tradisional tersebut dengan baik dan berikan caption menarik seputar makanan tersebut. Biarkan followers-mu mengerti tentang cerita di balik kuliner tradisional tersebut.

  1. Mengajak tamu dari luar kota untuk mencoba kuliner tradisional

Buat kamu yang sering kedatangan tamu dari luar kota, perkenalkanlah mereka dengan kuliner khas daerahmu. Ajak mereka berburu gudeg di Jogja atau pecel di Madiun. Dengan begitu mereka akan membawa cerita tersendiri saat kembali ke kota mereka masing-masing.

  1. Menuliskan kuliner tradisional di blog

Blog saat ini juga berfungsi sebagai rekam jejak digital yang bisa dibilang abadi. Kamu bisa menambahkan beberapa tulisan mengenai kuliner tersebut, agar kuliner tradisional ini punya posisi yang kuat di google. Sehingga ketika orang mengetik di google, misalnya, “kuliner enak di Bandung”, mereka akan langsung diarahkan untuk mencoba siomay atau batagor legenda di Bandung.

Jangan sampai kuliner tradisional pelan-pelan tergantikan ya, karena budaya ini sudah ada turun temurun. Untuk kamu yang ingin makan di kuliner tradisional, sering sekali tempat mereka apa adanya, seperti pada awalnya didirikan. Untuk itu, kamu wajib membersihkan tangan sebelum dan sesudah makan, dengan hand sanitizer misalnya, supaya kamu terhindar dari penyakit akibat kuman. Antis Lucky Charm bisa mengurangi kuman di tangan dan tidak lengket di tangan. Selain itu bentuknya yang praktis juga akan memudahkanmu untuk membawanya kemana-mana.

Email Print