Ajari Si Kecil Memilih Jajanan Sehat
tips memilih jajanan sehat

Jajanan anak-anak, kini amat beragam. Mulai dari rasa, bentuk, hingga warna, seolah terus dimodifikasi para pedagang jajanan anak, untuk dapat memikat mata si kecil. Akan tetapi bentuk, atau warna yang terlalu mencolok kadang berasal dari bahan kimia yang amat berbahaya bagi tubuh. Disinilah peran kita sebagai orang tua memberikan pengetahuan bagi si kecil dalam memilih jajanan yang sehat amat menentukan. Nah, lewat artikel ini kami coba rangkum cara mengajarkan si kecil dalam memilih jajanan sehat yang aman bagi tubuhnya.

Berikut 3 Tips Memilih Jajanan Sehat Yang Tepat

Memberikan pengetahuan pada anak mengenai dampak atau akibat yang didapat dari makanan yang kurang sehat perlu dilakukan sejak dini. Karena, banyak sekali jajanan anak yang justru kini mengandung bahan-bahan yang berbahaya bagi proses pertumbuhan dan perkembangannya. Uniknya, jajanan yang mengandung bahan yang berbahaya bagi tubuh tersebut, justru lebih menarik dan lebih disukai oleh anak-anak. Agar si kecil dapat memahami mana jajanan sehat dan mana yang tidak sehat, berikut merupakan hal-hal yang perlu kamu ajarkan pada si kecil.

  1. Lihat Tempat Jualan
    Hal ini merupakan yang paling mudah untuk disampaikan pada si kecil. Ajarkan pada si kecil untuk melihat kondisi sekitar tempat jualan, apakah kotor atau bersih. Kebanyakan anak tidak memperhatikan lingkungan sekitar tempat jualan. Hal ini perlu diperhatikan, karena tempat jualan yang berada di lingkungan yang kotor tentu akan mempengaruhi kualitas makanan atau jajanan tersebut. Praktisnya, ajari pada si kecil apakah dilingkungan tersebut terlihat banyak serangga seperti lalat misalnya, apakah peralatan makan dicuci dengan sabun dan air mengalir, dan lain sebagainya. Intinya ajari si kecil untuk dapat memilih tempat jajan yang bersih.
  2. Hindari Jajanan Ngejreng
    Hal yang satu ini kemungkinan akan agak sulit untuk dicegah. Karena pada dasarnya, si kecil akan selalu tertarik pada jajanan yang berwarna ngejreng. Padahal, seperti yang telah kita ketahui bahwa jajanan dengan warna ngejreng mungkin dibuat dengan bahan pewarna makanan yang berlebihan. Parahnya lagi kerapkali ditemukan bahan pewarna tekstil dalam jajanan si kecil. Hal ini tentu sangat berbahaya bagi tubuh si kecil yang notabene sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Berikan pemahaman pada si kecil bahwa, jajanan yang berwarna mencolok kemungkianan mengandung bahan yang berbahaya bagi tubuh dan sebaiknya dihindari.
  3. Lihat Label Kemasan
    Label pada kemasan tentu sangat membantu ketika harus menentukan mana jajanan yang layak ataupun tidak layak dikonsumsi. Dengan memperhatikan nama produk, tanggal kadaluarsa dan logo BPOM kita dapat tahu bahwa jajanan tersebut layak untuk dikonsumsi. Namun, bagi si kecil yang masih berusia balita hal ini tentu akan merumitkan. Sekali lagi peran kita sebagai orang tahu dibutuhkan untuk memberikan pemahaman pada si kecil. Praktisnya kita coba berikan pemahaman pada si kecil melalui gambar produk pada kemasan. Dengan ini si kecil akan lebih mudah mengenali mana jajanan sehat yang layak dan tidak layak untuk dikonsumsi.

Baca juga : Mampir di Bandung? Cek 4 Spot Tempat Makan Seru yang Asik Buat Dipajang di Instagram!

Itu dia beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memberikan pengetahuan pada si kecil mana jajanan sehat yang layak dan tidak layak untuk di konsumsi. Adapun yang paling penting adalah jangan lupa untuk mengajarkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada si kecil. Hal paling mudah ialah mengajarkan untuk selalu menjaga kebersihan tangan. Dengan Antis Anti Kuman, si Kecil bisa lebih mudah dalam mencuci tangan. Sehingga tidak ada alasan baginya untuk tidak mencuci tangan sebelum makan. Seperti pepatah yang biasa kita dengar bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati.

Email Print