Obat Dumolid, Penenang yang Bisa Bebahaya
dumolid

Belakangan ini banyak sekali pemberitaan artis yang terjerat narkoba. Seperti yang telah diketahui bahwa narkoba sudah sejak lama menjadi musuh bangsa. Sudah banyak generasi muda yang mati sia-sia karena terjerta narkoba. Hal ini tentunya tidak bisa kita biarkan terus terjadi. Tak hanya itu, narkoba juga sepertinya akrab sekali dengan dunia selebriti. Banyak sekali selebriti yang terjerat oleh barang haram tersebut. Adapun kasus yang paling hangat menyangkut soal penyalahgunaan obat penenang. Obat Dumolid yang merupakan obat penenang, justru disalahgunakan sebagai narkotika lantaran mengkonsumsinya secara ilegal. Sebenarnya apa sih Obat Dumolid itu? Apa kegunaannya dan bagaimana efek sampingnya? Lewat artikel berikut kami coba menjawab pertanyaan tersebut untuk kamu.

Dumolid adalah merek dari obat generik nitrazepam 5 mg yang termasuk ke dalam kelas obat Benzodiazepin, obat penenang. Merek ini menjadi salah satu pilihan yang paling sering diresepkan pada pasien sebagai terapi jangka pendek guna mengobati gangguan tidur (insomnia) parah, kecang, gangaguan kecemasan, maupun depresi. Sebagai obat, tentunya Dumolid akan sangat membantu bagi para penderita insomnia dan rangkaian penyakit tersebut.

Adapun Nitrazepam sendiri termasuk ke dalam psikotropika golongan IV. Obat-obat sejenis ini sejatinya hanya bisa dikeluarkan dengan resep dokter. Jika seseorang mengkomsumsi obat ini tanpa resep dokter, maka penggunaan tersebut berubah menjadi penyalahgunaan. Nitrazepam 5 mg mampu menimbulkan perasaan tenang dan relaksasi secara fisik dan mental, bahayanya Nitrazepam 5 mg juga mampu menimbulkan efek ketergantungan tingkat tinggi. Hal ini sendiri sudah dibuktikan pada pasien yang diberikan resep dokter maupun pada meraka yang menyalahgunakan obat ini sebagai narkotika.

Walaupun Obat Dumolid terbukti bermanfaat dalam penyembuhan beberapa gangguan medis tertentu, obat ini mampu menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis. hal ini dikarenakan obat penenang bekerja langsung pada sistem saraf pusat sehingga menghasilkan efek bius dan relaksasi otot, serta tingkat kecemasan yang lebih rendah. Adapun gejala yang paling sering didapati setelah mengkonsumsi Dumolid ialah santai, lebih energik, serta banyak bicara. Hal inilah yang kemudian mampu membantu para pengguna obat ini dalam menyelesaikan aktivitas atau pekerjaan yang berhubungan dengan berbicara di depan publik.

Baca juga : Kesemutan, penyebab, dan cara mengatasinya

Orang yang menyalahgunakan Obat Dumolid biasanya memiliki perasaan bahagia, lebih fokus dan semakin bersemangat. Namun tak jaran pula mereka yang mengkonsumsi obat tersebut justru menjadi lesu, mudah tersinggung dan efek berkebalikan lainnya. Bahkan ada pula yang cenderung memiliki memori buruk serta amnesia penuh pada beberapa peristiwa. Efek jangka panjang yang didapat dari penggunaan Obat Dumolid yang juga termasuk obat adiktif ini, tanpa resep dokter secara berkesinambungan ialah dapat menyebabkan depresi. Semakin lama kamu menggunakan obat penenang, justru semakin rentan pula kamu mengalami kecemasan. Hal ini dikarenakan tubuh kamu sudah beradaptasi sepenuhnya dengan efek obat tersebut.

Obat penenang merupakan obat adiktif yang berbahaya. Semakin lama kamu menggunakan obat ini, semakin kamu membutuhkannya. Semakin lama kamu menyalahgunakan kegunaan obat ini, maka tubuh kamu akan membang toleransi terhadap efek obat ini. Kkamu akan terus meningkatkan dosis obat ini, demi keinginan untuk mencapai efek yang sama dari penggunaan dosis sebelumnya. Oleh karena itu sebaiknya hindari penggunaan obat yang termasuk kedalam golangan obat adiktif. Terutama jika kamu bukan pasien yang dianjurkan dokter untuk mengkonsumsi obat tersebut. Kemudian, ada baiknya sebelum dan sesudah mengkonsumsi obat – obatan, bersihan tangan mu dengan pembersih tangan agar tidak ada bakteri dan kuman yang masuk ke tubuh kamu!

Email Print