Tips Buat Kamu yang Mau Naik Gunung Saat Pandemi
naik gunung virus corona

Antis Berdiam di rumah saja selama 3 bulan untuk menghadapi pandemi virus corona pasti sangat membosankan. Tapi, setelah pemerintah menerapkan masa new normal kini semua orang sudah bisa beraktifitas seperti biasa di luar rumah, termasuk melakukan wisata.

Mendaki gunung menjadi pilihan banyak orang untuk berwisata setelah memasuki era new normal. Udara pengunungan yang segar, pepohonan hijau yang menyejukkan mata, dan suasana hutan yang menyegarkan merupakan sensasi tersendiri bagi para pendaki gunung.

Namun, harus diingat bahwa new normal bukan berarti virus corona telah hilang. Kamu tetap harus mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah agar tetap aman ketika naik gunung ditengah pandemi sekarang ini.

Tips Naik Gunung di Tengah Pandemi Virus Corona

Buat kamu yang udah “gatel” banget ingin naik gunung, monggo, silahkan aja, tidak ada yang melarang kok. Tapi kamu harus mengikuti beberapa tips berikut ini agar tetap aman mendaki di tengah pandemi :

Pakai Masker

Sebenarnya sebelum virus corona menyerang, banyak pendaki yang terbiasa menggunakan masker buff, itu lho masker kain yang biasa dipakai untuk menutupi mulut hingga leher dan bisa juga digunakan untuk menutupi kepala. Tujuan awal penggunaan masker buff ini untuk menutupi leher dan kepala dari hawa dingin pengunungan yang lumayan menusuk.

Nah, pada masa pandemi sekarang ini, para pendaki juga dianjurkan selalu menggunakan masker selama pendakian untuk meminimalisir penularan virus corona melalui droplet atau percikan air liur yang keluar lewat bersin, batuk dan juga saat berbicara.

Tapi, jika kamu merasa “ngos – ngosan” dan napas terasa cukup sesak maka boleh diturunkan dulu maskernya agar kamu bisa menghirup udara.

Hindari Kerumunan

Biasanya para pendaki ini datang dalam satu kelompok dengan jumlah orang yang lumayan banyak. Nah, dimasa pandemi sebaiknya jangan ajak terlalu banyak orang, maksimal dalam satu kelompok itu ada 5 orang, tidak lebih.

Selain itu, disarankan juga untuk tidak bergabung dengan kelompok lain selama pendakian berlangsung, tujuannya agar tidak terbentuk kelompok dalam jumlah yang besar sehingga berpotensi terjadi penularan virus corona.

Menjaga Jarak

Jaga jarak dengan tim atau teman yang lain kurang lebih 1 meter, baik itu pada saat pendakian ataupun pada saat istirahat. Tenang aja, 1 meter itu gak jauh-jauh banget kok, kamu tetap bisa ngobrol santai sama temen yang lain.

Mendaki gunung memang sangat menyenangkan, walaupun udara pengunungan itu menyegarkan dan bersih tapi bukan berarti kamu aman dari serangan virus corona. Ikuti tips diatas selama masa pandemi ini belum berakhir.

Nah, jangan lupa untuk selalu membawa Antis hand sanitizer untuk melindungi tangan dari kuman, bakteri dan juga virus corona selama naik gunung.

Email Print