Tips Jitu Meluluhkan Dosen Killer
meluluhkan dosen killer

Sebagai seorang mahasiswa, tentunya akan berada pada situasi yang sulit ketika berhadapan dengan dosen yang bisa dibilang ‘killer’. Entah karena dosennya banyak memberikan tugas dan menuntut mahasiswanya untuk mengerti dan paham di semua materi, dosen yang susah memberikan nilai bagus untuk mahasiswanya, atau mungkin dosen yang memang memiliki standar tinggi untuk setiap mata kuliahnya.

Pastinya, hal tersebut akan membuat mahasiswa menjadi segan dan enggan untuk berurusan dan berinteraksi dengan ‘beliau’ sang dosen killer. Mahasiswa akan mengerahkan seribu satu macam cara agar tidak berurusan dengan dosen tersebut. Tapi, tentu hal tersebut tidak bisa terus menerus dilakukan, karena pada beberapa kondisi akan ada situasi yang mengharuskan mahasiswa untuk bertemu dengan dosen killer.

Tips menghadapi Dosen Killer supaya perkuliahan lebih aman

Berikut adalah tips jitu yang bisa dilakukan untuk meluluhkan dosen killer, diantaranya adalah:

  1. Mengubah perspektif mengenai dosen killer

Sebagai mahasiswa, ketika melihat dosen killer pasti selalu beranggapan bahwa dosen killer selalu menyusahkan karena terlalu banyak memberikan tugas, terlalu banyak menuntut, dan susah memberikan nilai, serta banyak pandangan-pandangan lainnya yang cenderung negatif. Stop, jangan teruskan pandangan seperti itu.

Mungkin sang dosen memang memberikan standar yang tinggi di kelasnya, tapi jadikan itu sebagai tantangan dan motivasi untuk lebih baik lagi. Jangan jadikan beban. Jika mahasiswa tidak dituntut ini itu oleh dosen apakah mahasiswa akan belajar lebih giat lagi? Tentu ada yang bilang “ya”, tapi banyak juga yang akan bilang “tidak”. Maka dari itu, Perspektif negatif mengenai dosen killer yang menyusahkan harus diubah menjadi dosen yang memiliki standar tinggi dan menginginkan mahasiswanya berkembang dan menjadi lebih baik.

  1. Tidak terlambat masuk kelas

Salah satu hal yang perlu dilakukan agar tidak bermasalah dengan dosen killer adalah dengan tidak terlambat ketika masuk kelas. Keterlambatan mahasiswa akan sangat mengganggu dosen ketika sedang memberikan materi, dan dosen tidak akan ragu untuk mengusirnya dari kelas. Maka dari itu, usahakan untuk selalu datang tepat waktu.

  1. Rajin mengajukan pertanyaan ataupun menjawab pertanyaan

Ketika berada di kelas, jangan takut dulu jika dosen mengajukan pertanyaan. Jawab saja pertanyaannya karena dosen juga tidak akan marah jika jawabannya kurang tepat. Justru dengan adanya mahasiswa yang mau menjawab pertanyaan dan juga mengajukan pertanyaan menandakan bahwa mahasiswa memperhatikan dosen. Kebanyakan dosen yang marah di kelas disebabkan mahasiswanya sendiri yang terlalu pasif dan kurang memperhatikan.

  1. Mengajak dosen untuk berdiskusi

Di luar kelas, mahasiswa juga bisa mengajak dosen untuk berdiskusi, saling bertukar pendapat mengenai suatu hal yang berkaitan dengan bidang ilmu yang dipelajari. Hal ini akan membuat mahasiswa akrab dengan dosen dan membuat dosen beranggapan bahwa mahasiswa memang bersungguh-sungguh di dalam perkuliahan.

  1. Menjaga sopan santun

Hal yang penting adalah menjaga sopan santun. Dosen akan merasa dihargai ketika mahasiswanya bisa menjaga sopan santun dengan baik. Sopan ketika berbicara, tidak menyela pembicaraan, tidak seenaknya saat di kelas dan berbagai kesopanan lainnya akan membuat dosen lebih mudah untuk diluluhkan.

Nah, itulah beberapa tips jitu yang bisa dilakukan ketika berhadapan dengan dosen killer. Tidak ada yang namanya dosen menyusahkan mahasiswa, karena sesungguhnya dosen hanya ingin mahasiswanya menjadi lebih baik dan menghargai apa yang diajarkan.

Jangan lupa, ketika pergi ke kampus selalu bawa Antis Hand Sanitizer supaya tangan kamu terhindar dari serangan kuman, bakteri dan juga virus. Buat kamu yang ingin kebersihan tangannya tetap terjaga tanpa harus repot cari tempat untuk cuci tangan, pakai saja Antis Hand Sanitizer.

Email Print