Trend Digital Nomad, Kerja Rasa Liburan
digital nomad

Perkembangan industri digital yang semakin pesat, telah menimbulkan perubahan dalam budaya dan gaya hidup manusia. Salah satunya adalah dalam bekerja. Jika dulu sistem kerja 8 jam sehari, mulai dari pukul 8 pagi hingga 4 sore, maka generasi sekarang lebih menginginkan waktu kerja yang lebih fleksibel.

Generasi muda saat ini, atau yang lazim dikenal dengan istilah generasi milenial, lebih menyukai pekerjaan yang memberikan kebebasan. Generasi milenial lebih suka bekerja dengan sistem yang  memberikan banyak kesempatan untuk menjelajah ke tempat-tempat lain atau traveling. Hal inilah yang memicu timbulnya tren digital nomad.

Mengenal Apa Itu Digital Nomad

Secara sederhana, digital nomad adalah orang-orang yang menggunakan teknologi sebagai sarana mencari nafkah. Umumnya, mereka menjalani kehidupan secara berpindah-pindah (nomaden). Nah, yang dimaksud dengan berpindah-pindah di sini adalah kebiasaan untuk menetap sementara di suatu tempat atau negara untuk merasakan pengalaman tertentu.

Pekerjaan utama para digital nomad tersebut kebanyakan adalah pekerja lepas (freelancer) atau para pekerja kreatif yang tidak terikat waktu dan tempat dalam menjalankan tugasnya. Dimana pun dapat dijadikan tempat kerja selama tersedia jaringan internet.

Trend profesi ini tidak hanya popular di luar negeri saja. Di Indonesia pun sudah cukup banyak ditemui orang-orang seperti ini. Kebanyakan dari mereka merupakan individu muda dengan rentang usia sekitar 25 hingga 30 tahunan dan senang mencoba hal-hal baru.

Di Indonesia, perkembangan digital nomad umumnya banyak ditemui di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Denpasar. Khusus untuk pulau Bali, justru banyak yang berasal dari luar negeri, seperti Eropa, Amerika Serikat, dan sebagainya.

Aneka Pekerjaan Digital Nomad

Digital nomad sendiri memiliki banyak jenis pekerjaan yang berbeda. Walaupun lekat dengan industry digital dan teknologi, tidak semua digital nomad bekerja di bidang tersebut. Berikut ini merupakan beberapa contoh dari pekerjaan yang dilakukan oleh para digital nomad.

  1. Pekerja lepas

Menjadi seorang pekerja lepas telah menjadi hal yang umum sat ini. Beberapa profesi yang umum ditemui adalah sebagai penulis lepas, ghost writer, admin sosial media, programmer, developer game, dan sebagainya.

  1. Konsultan mandiri

Orang-orang yang memberikan jasa konsultasi secara professional di berbagai bidang seperti keuangan, bisnis, hukum, dan sebagainya.

  1. Pengusaha

Seorang pengusaha yang mengatur seluruh kegiatan usahanya secara online seperti pemilik toko online, penyedia jasa digital, dan sebagainya.

  1. Influencer

Mungkin jenis pekerjaan ini yang paling dikenal oleh masyarakat umum. Seorang influencer yang terkenal baik di sosial media atau melalui konten video dapat memiliki penghasilan yang cukup tinggi. Pada umumnya, pilihan untuk berpindah-pindah lebih kepada kepentingan bisnis seperti menjadi duta untuk suatu produk, promosi tempat wisata hingga pembuatan konten untuk para penggemarnya.

Pilihan menjadi seorang digital nomad mungkin terdengar baik dan mengasyikkan. Namun, sama seperti jenis pekerjaan lain, menjalani profesi ini juga memiliki keunggulan serta kelemahan sendiri. Kamu akan memiliki kendali penuh atas dirimu sendiri. Bisa lebih bebas mengatur dimana harus bekerja serta kapan harus bekerja.

Tanpa adanya keterikatan dengan hal-hal tersebut, seorang digital nomad  dapat bekerja di tempat-tempat seperti pantai, café, dan sebagainya. Kondisi tersebut berarti para pelakunya punya banyak waktu untuk diri sendiri.

Namun dibalik semua kenikmatan tersebut, ada juga kekurangannya lho. Salah satunya adalah pendapatan yang tidak tetap. Karena pekerja lepas hanya mendapatkan upah setelah menyelesaikan pekerjaan, maka seorang digital nomad dituntut untuk pintar dalam memilih pekerjaan.

Selain itu, jam kerja yang fleksibel dapat memicu beberapa gangguan seperti gangguan tidur dan kesehatan. Hal ini dikarenakan waktu tidur seorang digital nomad tidak menentu serta gaya hidup yang kurang sehat.

Bagi seorang digital nomad tentu saja kesehatan menjadi poin yang sangat penting, hal ini bisa dimulai dari hal kecil seperti rajin mencuci tangan dengan air dan sabun. Namun, bagi yang sering berpergian bisa menggunakan Antis Hand Sanitizer yang sudah terbukti ampuh membunuh kuman dan bakteri.

Email Print