Virus Corona Menyerang China, Begini Cerita Para Mahasiswa Indonesia yang Sempat Tertahan Disana
virus corona

Pemerintah China masih terus mengisolasi kota Wuhan hingga saat ini terkait penyebaran virus corona. Tak terkecuali para mahasiswa asal Indonesia yang sedang menuntut ilmu disana, mereka harus bersabar agar bisa pulang.

Tentu saja ini merupakan cobaan yang berat karena selain beresiko terjangkit wabah virus corona, para mahasiswa ini juga mulai kehabisan stok makanan. Kasihan banget ya teman-teman kita disana 🙁

Para mahasiswa yang sempat terisolasi disana menceritakan bagaimana perjuangan mereka untuk terus bertahan selama disana. Mau tahu gimana ceritanya ? supaya gak penasaran, lanjut terus ya bacanya.

Wuhan Menjadi Kota Mati

Dilansir dari Tribunnews, seorang mahasiswa Indonesia bernama Rio Alfi membagikan video aktifitasnya di kota Wuhan. Menurut si Rio ini, Wuhan ibarat kota mati karena hampir seluruh kegiatan di kota ini lumpuh total.

Bayangin aja, disana kereta dan bus kota sudah berhenti beroperasi, warga juga dihimbau untuk tidak keluar rumah kecuali kondisi darurat, biasanya banyak warga yang naik sepeda di sekitar kota Wuhan tapi sekarang sudah tidak terlihat lagi.

Tiba-Tiba Kota Xian Menjadi Sepi

Bukan hanya kota Wuhan, tapi banyak kota lainnya yang juga menjadi sunyi, seperti yang dikisahkan salah satu mahasiswa yang berada di kota Xian.

Cerita ini berasal dari Moh Taufik Kurrahman yang berusia 21 tahun. Mahasiswa Xian Jiaotong University ini menceritakan sejak virus corona terus mewabah, Kota Xian yang tadinya selalu ramai tiba-tiba menjadi sepi.

Padahal, bisa dibilang jarak dari kota Xian ke Wuhan itu lumayan jauh lho, sama seperti dari Situbondo ke Jakarta, jauh banget, kan? Ternyata merebaknya virus corona ini sudah membuat khawatir seluruh warga China.

Stok Pangan Menipis

Banyak mahasiswa Indonesia yang terjebak di Kota Wuhan, China mengeluhkan stok pangan yang mereka miliki sudah menipis. Bukan karena tidak ada yang jualan kebutuhan pangan, tapi karena melonjaknya harga bahan-bahan pangan.

Sedangkan beasiswa yang mereka terima bisa dibilang sangat terbatas, sehingga mereka harus benar-benar menghemat stok pangan yang masih tersedia.

Namun, semua cobaan diatas sudah terlewati. KBRI sudah melakukan pemulangan para mahasiswa yang sempat terjebak di kota Wuhan.

Selain cerita dari para mahasiswa, mungkin kamu juga sempat melihat beberapa video yang merekam suasana di suatu rumah sakit di Wuhan yang sangat mencekam.

Dalam beberapa video terlihat orang-orang yang sedang panik sambil berdesakan di lorong rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan.

Hingga saat ini para dokter dan peneliti masih terus berusahan mencari vaksin untuk membunuh virus corona, kita doakan saja semoga vaksinnya cepat ditemukan dan wabah corona menghilang.

Kita doakan, semoga vaksinnya bisa cepat ditemukan sehingga semua penderita bisa disembuhkan.

Email Print