Yuk Bekerja Cerdas, Tak Hanya Bekerja Keras

Waktu 24 jam bisa dimaknai berbeda oleh setiap individu. Ada orang yang bekerja dari pagi hingga malam, ada juga yang selalu bisa pulang tepat waktu. Bekerja keras itu acapkali dianggap sebagai unsur kesuksesan. Mereka yang sering lembur dianggap sangat berkomitmen pada pekerjaan.

Tahukah kamu bahwa bekerja keras itu berbeda dengan bekerja cerdas. Dengan bobot yang sama, bekerja cerdas mampu meminimalisir waktu yang terbuang sia-sia, sehingga kamu masih punya lebih banyak waktu untuk mengerjakan hal lain. Bisa saja mereka yang sering lembur itu karena mereka sulit mengatur waktu dan bobot pekerjaannya.

Ada beberapa cara bekerja cerdas agar kamu lebih mudah mengatur waktu.

  1. Membuat jadwal harian

Pekerjaan bisa diatur dengan baik jika kamu tahu apa yang harus kamu kerjakan hari ini dan besok. Buatlah semacam to-do-list­ sehingga kamu tahu betul apa hal yang perlu dikerjakan dan berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengerjakan. Jika kamu sudah membuat jadwal harian ini, patuhilah jadwal tersebut.

  1. Membuat daftar prioritas pekerjaan

Daftar prioritas pekerjaan juga penting sekali untuk membantumu apa hal yang harus kamu selesaikan terlebih dahulu. Daftar prioritas tidak cuma daftar pekerjaan yang masuk terlebih dahulu, namun kamu juga harus melihat skala urgensinya. Dengan ini, kamu akan lebih mudah menepati deadline yang diberikan.

  1. Beristirahat dan menjaga kesehatan

Bekerja dan beristirahat haruslah tetap seimbang. Jangan sampai kamu mengorbankan waktu tubuhmu harus beristirahat hanya karena pekerjaan belum selesai. Tubuh yang lelah pasti membuatmu tidak fokus menyelesaikan pekerjaan. Badan yang sakit juga menyebabkan proses bekerjamu menjadi sangat terhambat. Cegahlah penyakit dengan menggunakan Antis Hand Sanitizer yang bisa membunuh 99% kuman jahat di tanganmu.

  1. Selalu menyimpan file dengan baik

Kesalahan sering terjadi ketika kamu lupa menyimpan hasil pekerjaanmu atau mengaktifkan fitur auto-save. Mati lampu mendadak atau komputer yang tiba-tiba hang, membuatmu harus mengulangi pekerjaan tersebut. Hal ini jelas membuang-buang waktu.

  1. Lembur hanya di saat sangat dibutuhkan saja

Lemburlah jika keadaan sangat terpaksa, misalnya maksimal 1 minggu 1 kali lembur. Berikan waktu yang spesial untuk dirimu sendiri dan keluarga, untuk itu jangan sering mengambil lembur.

  1. Fokus pada hasil, bukan waktu

Proses bekerja yang baik itu bukanlah dari durasi bekerja yang panjang, tapi bagaimana seseorang mampu mengatur waktu yang efektif untuk menyelesaikan serangkaian pekerjaan. Jika kamu sudah fokus pada hasil, kamu akan melakukan apa saja untuk menyelesaikan pekerjaanmu dengan cepat.

Beberapa tips bekerja cerdas di atas perlu dipraktekkan supaya kamu bisa mengatur kehidupan kerjamu dan kehidupan pribadimu dengan lebih seimbang.

Email Print