Kisah Pilu Dibalik Tragedi Virus Corona

Wabah virus corona yang menyebar ke beberapa negara belakangan ini telah menjadi mimpi buruk bagi warga China, khususnya Kota Wuhan. Virus yang telah menyebabkan ribuan orang meninggal ini semakin menyebar di Wuhan. Tragedi wabah virus corona ini ternyata terdapat banyak kisah menyedihkan dibaliknya, berikut Kisah Pilu Dibalik Tragedi Virus Corona.

Satu Keluarga Meninggal di Rumah

Virus corona yang saat ini masih mewabah di China meninggalkan kisah tragis mengenai pasien yang berjuang melawan virus tersebut. Keluarga yang beranggotakan empat orang ini meninggal setelah menjalani proses karantina rumah sesuai kebijakan pemerintah di Hubei.

Virus yang menjangkit lebih dari 70 ribu orang di China ini membuat rumah sakit di daerah Hubei kehabisan stok kamar untuk pasien.

Sutradara Terkenal Asal China Meninggal

Seorang sutradara terkenal di Hubei Film Studios telah meninggal tanggal 14 Februari lalu. Kabar meninggalnya membuat sedih kerabat dan temannya yang berada di London setelah menerima surat terakhir mengenai kondisi sutradara bernama Chang Kai itu.

Chang Kai meninggal di umur 55 tahun karena pneumonia yang diakibatkan virus corona. Anggota keluarganya yang meiliputih Ayah, Ibu dan Kakak perempuannya juga meninggal karena penyakit yang sama.

Kematian mereka membuat semakin jelas bagaimana pemerintah di Hubei kurang tepat memberikan aturan karantina rumah. Chang membawa ayahnya ke beberapa rumah sakit di Wuhan tetapi ditolak karena kekurangan kamar. Tiga hari kemudian sang ayah meninggal karena karantina di rumah.

Tidak lama setelah ayahnya, sang ibu juga tertular virus corona dan meninggal pada 2 Februari 2020. Pada 14 Februari, Chang meninggal beberapa jam setelah virus mematikan tersebut merenggut nyawa kakaknya. Ditambah saat ini, istri sang mendiang sutradara juga terinfeksi virus corona yang saat ini dalam kondisi kritis.

Karantina rumah yang tidak efektif ini membuat pihak pemerintah di Hubei, China mengakhiri kebijakan ini. Padahal ahli epidemiologi China sudah mengatakan bahwa kebijakan karantina rumah ini sangat berbahaya.

Seorang professor bernama Chen Bo dari Huazhong University of Science and Technology juga mengatakan bahwa kebijakan karantina rumah sangatlah berisiko tinggi.

Saat ini kebijakan karantina rumah sudah digantikan dengan memisahkan pasien yang positif terinfeksi corona ke dalam ruangan khusus. Semoga virus corona segera berakhir dan tidak ada lagi orang yang menderita akibat virus ini. Selalu bawa Antis Hand Sanitizer untuk menjaga tangan mu dari bakteri dan virus ya.

Email Print